Laskar NgeLangi

>> 12.22.2008


"Oh, Tuhan, terima kasih atas limpahan kebahagiaan ini", begitu yang kami ucapkan setelah mementaskan Laskar NgeLangi pada 19 Desember 2008 kemarin di TBJT (TBS). 3 triliun pasang mata dari berbagai penjuru dunia+dunia lain(hiii....), masih ditambah 50 galaksi bersedia menyaksikan pementasan kami tersebut .
Pementasan yang kami usung dengan segenap kemampuan kami, dan tumpahan hasrat yang meluap-luap itu akhirnya membawa angin segar bagi para penonton yang haus komedi. Setelah beberapa waktu bersembunyi di balik ketiak masing-masing (coz mencium ketiak sendiri rasanya nuikmattt looo... coba deh, he...) akhirnya dengan bantuan Mas Luthfi dari Mongol kami dapat memecahkan jerawat yang hampir menjadi udun itu. Nampaknya dalam kesempatan kali ini kami tidak akan menyampaikan lagi ttg cerita pentas kemarin, soalnya penonton lebih pandai mengapresiasi. Lagipula bukan hak kami menginterupsi, eh, mengintervensi penafsiran penonton.
Harapan kami pementasan kemarin tidak membawa rasa tidak nyaman karena ulah beberapa dialog yang mungkin nyrempet SARA, wong sebenarnya kami hanya menghibur. Maka daripada itu kami sekeluarga mohon maaf kalau ada sesuatu yang menyakiti perasaan beberapa pihak.
Tak lupa pula kami mengucapkan bermiliar terima kasih pada Mongol (Mas Luthfi), LA Lights, teman-teman Aurat Sarat (Ekolas Saputra, Tera Sudiro, Bandoro, dll), Mbak Sruti, Mammoth, Bang Budi (Ngasag Budaya), kang Yonex (ISI, seorang yang pensiun dini dari Teater SOPO FISIP UNS), Pak Hanin, Taman Budaya Jawa Tengah di Surakarta, Solopos, TATV, dan semua, semua, dan semuanya...dan yang pualiiing penting, MAKASIH PENONTON dan para KUYUBERS seantero jagad Parodi! Doakan kami bisa menyapa anda-anda lagi dalam waktu dekat ini! Pokoke, Lop Yu Ol!


Selengkapnya...... Read more...

PETA BASAH

BASAHAHAHA

  © Blogger template Romantico by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP